Berarus dalam merebaknya keheningan, bertengger dalam sebongkah angan.. dan harapan yang bergelut dengan tantangan.. Tapi percaya dengan sebuah impian.
angan ku berpadu dengan eloknya dunia. Dunia yang mengglobal secara tepat, menggerus perlahan tapi pasti, dimana duniaku yang dulu ? berkecamuk satu saat malam mengganti siang. Realita umum yang kita sadari. Sadarkah saat dimana kaki bertumpu dan berpijak. Sadarkah kamu siapa ?berhadapan dengan siapa. Bertekuklututlah dirimu dengan dunia yang kejam. Atau membusungkan dada dengan berkata " Aku Siap, Aku berani " . Aku percaya dengan diriku sendiri. Hadapan yang berada didepanku akan kululuhlantakkan satu persatu layakkan seujung jariku yang tak berarti apa-apa :)
Sayap-sayapku terlipat menutupi telinga, Sayap-sayapku bersilang di atas mata, Namun melalui bayangan peraknya muncul, Dan melalui lambaian hiasannya tampil, serupa bentuk, serangkai suara.
Minggu, 15 Juli 2012
Senin, 09 Juli 2012
Dimana Hidupku dimulai [ My Life began from ]
Adanya hari yang berganti , dengan terik sinar
mentari. Mengasingkan diri disudut desa. Dengan suara anak ayam yang tak
berhenti berkeciap. Sunyi sepi dan hanya itu yang dirasakan. Kalaupun lebih
bunyi induk ayam bergumam tak jelas sambil bersenandung dengan senang sambil
mematuk pelet dengan semangat. Atau sesuatu yang berada disemak-semak belukar
dengan bunyi kresek-kresek yang mungkin hanya sebuah kadal yang mengais rejeki.
Lambaian bayangan matahari pun jatuh di tirai jendela cokelat itu. Siang terik
bagi seseorang yang mengahiskan waktu liburan dengan ongkang-ongkang kaki. Tak
ada yang menarik untuk diceritakan. Atau seseorang yang selalu bermimpi menjadi
apa yang dia cita-citakan tapi tak pernah mencoba. Bagai pungguk merindukan
bulan kata orang. Ya, seorang yang kesepian haus akan cinta yang bergejolak.
Cerita pun berawal saat pagi hari. Ketika waktunya bangun dan yang lainnya bersiap. Bunyi klontang klontang. "Harusnya aku bangun" batinku. Kamu kalah dengan hal hal lainnya. Kamu kalah dengan melawan kemalasan dirimu sendiri.
Cerita pun berawal saat pagi hari. Ketika waktunya bangun dan yang lainnya bersiap. Bunyi klontang klontang. "Harusnya aku bangun" batinku. Kamu kalah dengan hal hal lainnya. Kamu kalah dengan melawan kemalasan dirimu sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)